Pengertian Teks Prosedur Ciri-Ciri dan Struktur dam Contoh Teks Prosedur

Posted on

Apa Yang di Magsud Teks Prosedur

Halo sahabat siswa- siswa, kali ini kita membahas pelajaran Pengertian Teks Prosedur, Apa sih yang di magsud Teks Prosedur? mari kita belajar Teks Prosedur Materi 1
A. Pengertian Teks Prosedur
Teks prosedur yakni ragam teks yang berisi langkah-langkah yang patut dicapai untuk menempuh tujuan yang diharapkan dan terdapat penjelasan/keterangan.
B. Ciri Biasa Teks
Dari segi isinya, teks prosedur mempunyai tiga ciri, adalah:
1. Tutorial langkah-langkah yang patut dilaksanakan
2. Regulasi atau batasan dalam hal bahan/aktivitas dalam mengerjakan aktivitas
3. Isi aktivitas yang dilaksanakan secara urut (sekiranya tak urut disebut kiat)
C. Ciri Teks Prosedur dari Segi Bahasa
Dari segi bahasa, teks prosedur mempunyai empat ciri, adalah:
1. Kalimat instruksi sebab pada teks prosedur pembaca berkonsentrasi untuk mengerjakan suatu aktivitas
2. Rekomendasi dan larangan supaya didapat hasil yang optimal pada waktu mengaplikasikan dan membikin
3. Pemakaian kata dengan jitu (1/4 tepung, 5 buah rimpang kunyit)
4. Menerapkan kategori kalimat dengan batasan yang terang (rebus sampai menjadi bubur, lipat
komponen ujung kanan sehingga menyusun segitiga sama kaki)
D. Tujuan Komunikasi Teks Prosedur
Berdasarkan ringkasan, teks prosedur bertujuan untuk menerangkan aktivitas yang patut dilaksanakan supaya pembaca/pemirsa bisa secara pas dan jitu mencontoh sebuah pelaksanaan membikin sesuatu, mengerjakan sesuatu profesi atau mengaplikasikan suatu alat.
E. Variasi Teks Prosedur
Menurut tujuannya, teks prosedur dibagi menjadi tiga ragam adalah:
1. Teks prosedur untuk mengantar sistem mengaplikasikan/memainkan suatu alat (sistem memainkan suatu alat musik, sistem mengaplikasikan alat)
2. Teks prosedur untuk mengantar sistem membikin (ada bahan, sistem, dan langkah)
3. Teks prosedur untuk mengantar sistem mengerjakan sebuah aktivitas (sistem menarikan, sistem mengerjakan senam)

Materi 2
A. Struktur Teks Prosedur
beranggapan bahwa struktur teks prosedur ada 4 (empat) adalah:
1. Judul
Bisa berupa nama benda/sesuatu yang hendak diciptakan/dilaksanakan
2. Pengantar yang menyuarakan tujuan penulisan
Bisa berupa pernyataan yang menyuarakan tujuan penulisan
Bisa berupa alinea pengantar yang menyuarakan tujuan penulisan
3. Bahan atau alat untuk melakukan suatu prosedur
Bisa berupa daftar/rincian
Bisa berupa alinea
Pada teks prosedur tertentu, seumpama prosedur mengerjakan sesuatu, tak dibutuhkan bahan/alat
4. Langkah/level dengan urutan yang benar
Berupa level yang tunjukkan dengan penomoran
Berupa level yang dibeberkan dengan kata yang memperlihatkan urutan: pertama, kedua, ketiga, dst.
Berupa level yang dibeberkan dengan kata yang memperlihatkan urutan waktu: kini, kemudian, sesudah itu, dst.
5. Ikhtisar/ penutup

B. Ciri komponen struktur
Ada ciri komponen struktur teks prosesur sebagai berikut:
1. Komponen Pendahuluan (Pernyataan Tujuan)
Komponen ini menceritakan apa yang diciptakan atau dilaksanakan. Pada komponen ini penulis mencoba menangkap atensi pembaca pada produk atau aktivitas yang akan diciptakan tutorialnya, dengan mengaplikasikan opsi kata yang kapabel menarik perhatian dan hindari ungkapan negatif seperti “sulit dikerjakan” atau “ akan memakan waktu lama”).2 Alat dan Bahan yang DipakaiTeks prosedur metode membikin sesuatu dibutuhkan alat dan bahan. Semisal resep makanan, membikin hiasan, atau membikin yang lain. Alat dan bahan dirinci hingga ukuran yang cermat sebab untuk menjadikan produk yang bagus.3. Langkah-LangkahLangkah-langkah dalam teks prosedur yaitu inti dari tujuan teks prosedur. Langkah-langkah berisi tahap-tahap kesibukan/urutan kronogis (termasuk hal yang perlu diamati; kalau tutorial untuk permainan, berikan hukum permainan)Penyajian langkah dalam teks prosedur dapat diperkenalkan dalam dua format, adalah:a. dalam format uraian paragraph memakai kata … pertama, …, kedua, ketiga …, danb. dalam format penomoran pada tiap-tiap langkah-dengan urutan ke bawah4. Resume atau penutup teks prosedur diwujudkan dengan mengacu kembali ke hal-hal pokok yang diceritakan dalam pendahuluan dengan kata-kata persamaan kata atau ucapan untuk menyemangati orang untuk menjalankan.- Rupanya gampang membikin …- Tak serumit yang kita bayangkan, ya …- Simpel: gampang diwujudkan atau dilaksanakan- Tak memakan waktu: pesat- praktis: berkhasiat- atraktif: baik, menawan, menawan, unik- ekonomis, hemat: tak mahal, murah- menyenangkan: mengasikkan- menstimulasi selera: lezat, sedap- bergizi: menyehatkan- Anda akan berbangga/ puas dengan walhasil- Selamat mencoba
C. Prinsip Penerapan Aspek Kebahasaan1. Penerapan kata penghubung pada langkaha. Mengungkapkan waktu : kemudian, saat, sebelum, sementara, setelah itub. Mengungkapkan tujuan : agar, untuk, supaya (untuk menempuh hasil terbaik panggang dengan api kecil seitar 10 menit.c. Mengungkapkan urutan: pertama, kedua, ketiga2. Penerapan Kalimat Instruksi, Rekomendasi, dan Larangan dalam Langkah-langkaha. Instruksi: lakukan ini, lakukan itub. Dengan rekomendasi: untuk menempuh hasil terbaik sebaiknya lakukan inic. Peringatan: hindari, jangan lakukand. Konjungsi (kata sambung) urutan -langkah-langkah: Pertama, kedua, kemudian, selanjutnya, sesudah ini, sesudah menjalankan ini. Untuk memberi batasan diterapkan konjungsi (hingga, sampai, dengan diaduk terus)e. Terdapat pelesapan sebab banyak hal yang sama sehingga terlalu banyak seandainya tak dilesapkan.1) Penerapan Kalimat instruksiTeladan:PERNYATAAN : Anda perlu memosisikan tubuh paralel dengan monitor.PERINTAH : Posisikan tubuh paralel dengan monitor!

Ciri-Ciri Kalimat Instruksia. Intonasi pada komponen tengah kalimat naik atau meninggi.b. Diakhiri dengan petunjuk baca mengasyikan (!).c. Kalimat instruksi memakai pola inversi.d. Lazimnya memakai partikel lah maupun kan.2) Penerapan Format Pasif (untuk cara kerja)Perintah/tutorial bisa dikasih dalam format pasif kalau kita mau berdialog seputar cara kerja, adalah bagaimana sesuatu diwujudkan atau dilakukan, bukan seputar bagaimana membikin atau menjalankan sesuatu. Penerapan format pasif dalam teks prosedur lazimnya untuk memberi rekomendasi tambahan atau peringatan agar tak terjadi kekeliruan fatal/ berbahaya.AKTIF : Anda sebaiknya menekan tombol keyboard dengan lembut.PROSES PASIF : Tombol keyboard sebaiknya ditekan dengan lembut3) Pemakaian kriteria/batasanTeks prosedur diwujudkan supaya orang dapat mengerjakan seperti apa yang ditulis. Oleh sebab itu, kalimat pada teks prosedur wajib detil dan terang batasannya.Teladan:TANPA BATASAN : Angkat kaki kanan.DENGAN BATASAN : Angkat kaki kanan setinggi lutut.DENGAN BATASAN : Langkahkan kaki kanan dua kali danpada hitungan 4 bertepuk tangan.4) Pemakaian kata keterangan metode, keterangan alat, dan keterangan tujuan pada teks prosedurAdverbia atau kata keterangan merupakan kelas kata yang memberikan keterangan terhadap kata lain, seperti verba (kata kerja) atau adjektiva(kata sifat). Adverbia yang banyak diterapkan pada teks prosedur merupakan keterangan metode, keterangan alat, dan keterangan tujuan.

a. Keterangan metode Adverbial ini menambah keterangan metode pada aktivitas atau momen yang terjadi (dengan, dan secara).Teladan: Bungkuslah adonan dengan rapat.b. Keterangan alatAdverbial ini menerangkan alat yang diterapkan pada sebuah aktivitas atau momen, seumpama dengan … , menerapkan … , dengan menerapkan …Teladan: Penjahit itu membikin pakaian dengan alat jahit traditional.c. Keterangan tujuanAdverbial ini menambahkan kabar tujuan pada kalimat, seumpama untuk, agar, dan, supaya.Teladan: Malam jangan terlalu panas supaya tak merusak kain. d. Keterangan derajat / kuantitasKata ini menambahkan keterangan kuantitas pada sebuah kalimat yang disertainyaTeladan: Sesudah dicelup, angkat kain secepatnya.e. Keterangan persyaratanKata keterangan ini menambahkan keterangan persyaratan terjadinya suatu momen (kalau).Teladan: Sekiranya gula terlalu banyak akan pesat gosong.f. Keterangan dampakKata keterangan ini menambah keterangan dampak yang dimunculkan dari sebuah momen/aktivitas (sampai, kesudahannya, sehingga, hingga, menjadi).Teladan: Goreng adonan sampai kecokelatan.5) Pemakaian Kalimat Rekomendasi/LaranganPemakaian kata/frase hubung: sebaiknya, hindari, jangan, kalau tak … atau selain kalau, sebaiknya.Penekanan untuk hal-hal yang perlu dipandang dalam teks tutorial/ perintah sering kali diberi dalam format kata kerja instruksi (imperatif), atau dengan anda sebaiknya (alternatif rekomendasi) atau kau wajib (pernyataan kewajiban).Penekanan ini juga bisa diucapkan dengan metode berikut:Sekiranya kau tak (selain kalau kau) mengerjakan secara pelan akan berbahaya otot leher.6) Memakai Kata Penghubung, Pelepasan, Kata RujukanLangkah dalam tutorial bisa dikaitkan dengan ungkapan seperti kemudian, kini, selanjutnya, sesudah ini. Kadang-kadang penulis menerapkan suatu penghubung yang diulang terlalu sering kali. Untuk itu dibutuhkan pelesapan. Pelesapan merupakan penghilangan komponen tertentu yang sama dan telah diceritakan sebelumnya. Pelesapan umumnya terdapat pada kalimat majemuk rapatan. Kalimat majemuk rapatan merupakan gabungan sebagian kalimat tunggal yang sebab subjek, predikat, atau objeknya sama sehingga komponen yang sama diceritakan cuma sekali.Pelesapan juga banyak dilaksanakan pada teks prosedur.a. Aduk terus (tepung dan santan yang dimasak) sampai mengental dan berwarna kecokelatan.b. Iris (hasil tepung dicampur santan yang sudah mengental dan sudah disusun menjadi persegi panjang serta ditaburi wijen) setebal 2 cm, kemudian bungkus dengan plastik.c. Kemas pada kardus kecil.Catatan: komponen bercetak tebal dilesapkan (tak disebut)7) Pemakaian Akhiran –i dan akhiran –kan pada Teks ProsedurAkhiran -i diaplikasikan kalau obyek dalam kalimat tak bergerak. Akhiran     -kan diaplikasikan kalau obyek bergerak.Teladan:Lumuri loyang dengan mentegaLumurkan mentega pada loyang

D. Langkah-Langkah Menulis Teks Prosedur Mengucapkan bahwa metode menulis teks prosedur ada 4 (empat) merupakan:1. Memutuskan judulBisa berupa nama benda/sesuatu yang hendak diwujudkan/dilaksanakan2. Membikin pengantar yang mengucapkan tujuan penulisanBisa berupa pernyataan yang menyatakantujuan penulisanBisa berupa alinea pengantar yang mengucapkan tujuan penulisan3. Menyiapkan bahan atau alat untuk mengerjakan suatu prosedurBisa berupa daftar/rincianBisa berupa alineaPada teks prosedur tertentu, seumpama prosedur mengerjakan sesuatu, tak dibutuhkan bahan/alat4. Membikin langkah/tingkatan dengan urutan yang benarBerupa tingkatan yang tunjukkan dengan penomoranBerupa tingkatan yang dibuktikan dengan kata yang menampakkan urutan: pertama, kedua, ketiga, dst.Berupa tingkatan yang dibuktikan denga kata yang menampakkan urutan waktu: kini, kemudian, sesudah itu, dst.

Contoh Teks Prosedur Metode Memainkan AngklungAngklung yaitu warisan seni tradisional Indonesia. Sebagai warisan seni yang benar-benar berharga, kita hendaknya belajar memainkan angklung. Ini metode memainkan angklung.1. Pegang angklung dengan tangan kiri. Pegang angklung dengan metode mengendalikan simpul pertemuan dua tiang angklung vertikal dan horisontal (yang berada di tengah), sehingga angklung diatur ideal di tengah-tengah.2. Pegang dengan genggaman tangan dan telapak tangan menghadap ke atas atau malahan ke bawah.3. Posisikan angklung yang diatur tegak dan sejalan dengan tubuh. Jarak angklung dari tubuh sebaiknya cukup jauh (siku tangan kiri hampir lurus) supaya angklung bisa digetarkan dengan bagus dan optimal.4. Pegang ujung tabung dasar angklung (hori ontal) dengan tangan kanan dan getarkan dengan getaran ke kiri dan ke kanan, dengan posisi angklung konsisten tegak (horizontal), tak miring supaya bunyi angklung angklung rata dan nyaring.5. Sewaktu angklung digetarkan, sebaiknya dilaksanakan dengan frekuensi getaran yang cukup tak jarang sehingga bunyi angklung lebih halus dan rata.6. Mainkan angklung sambil berdiri supaya hasil permainan lebih bagus.Selamat berlatih untuk melestarikan adat istiadat kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *